fb-pixel-code

Impor Sepatu Ke Indonesia atau Kirim Sepatu Ke Luar Negeri. Ini Cara dan Tips Pengemasannya!

Permintaan sepatu tidak ada habisnya, mulai dari anak-anak sampai dewasa banyak bertransaksi untuk barang yang satu ini.

Kilo.id - 01/11/2021, 18:08 WIB

Bagikan:

Indonesia adalah rumah produsen sepatu-sepatu ternama yang ada di dunia. Mengirim sepatu ke luar negeri bukanlah hal yang sulit, terhitung kiriman ke negara Swis, Hong Kong, Arab Saudi, Oman dan negara lainnya tidak ada henti-hentinya. Produksi sepatu Indonesia menduduki peringkat ke-4 di dunia dengan total 1,4 miliar pasang pada 2018, yang memberi kontribusi sebesar 4,6 persen dari total produksi sepatu di dunia.

Kirim sepatu ke luar negeri memiliki peraturan berbeda untuk setiap negara. Ada yang membatasi namun ada juga yang melarang. Selain pengiriman ke luar negeri, sering juga terjadi impor sepatu merek-merek ternama seperti Adidas Yeezy, Adidas NMD, (Air) Jordan, Vans dan Nike. Karakter pembeli sneakers pun semakin idealis. Mereka tidak lagi mencari yang biasa atau palsu melainkan yang asli dan berkualitas. 

Impor sepatu bisa dikenakan pajak khusus antara 15% – 25% tergantung harga dan negara asal impor. Jika Anda hendak mengirim sepatu, konsultasikan kepada layanan CS Kilo.id. Berikan info banyaknya barang, berat dan harga sepasangnya.

Berapa lama pengiriman sepatu ke luar negeri atau ke Indonesia?

Tergantung negara tujuan atau negara asal pengirim. Untuk cakupan Asia, bisa 3-10 hari menggunakan jalur udara. Atau sekitar 3 minggu jika melalui kapal. Lama pengiriman bisa ditentukan dari kuantiti dan kelengkapan dokumen barang. Pengecekan barang akan melalui mesin x-ray maka sangat diharuskan menulis lengkap dokumen barang dengan barang sebenarnya, jika berbeda maka akan mempengaruhi waktu pengiriman lebih lama.

Bagaimana cara mengirim sepatu ke luar negeri atau ke Indonesia?

Jika Anda hendak mengirimkan sepatu / senaker / boots / heels / wedges / flat shoes / loafers / brogue menggunakan jasa Kilo.id, Anda hanya perlu menghubungi CS melalui pesan WhatsApp tentang pengiriman  tersebut. Informasi yang perlu diberikan kepada CS cukup mudah, yaitu dengan mengisi form commercial invoice dan packing list yang bisa Anda unduh di halaman per negara website ini.

Setelah formulir sudah diisi, CS akan mengarahkan Anda pada tahap selanjutnya yaitu pengecekan. Dimana sebelum barang Anda di pick-up atau di drop-off sesuai dengan pilihan Anda, penting untuk mendokumentasikan produk yang hendak dipacking. Fungsinya adalah memastikan jika tidak ada kesalahan pengukuran dan isi barang sesuai dengan yang tertulis. Adapun Anda perlu menginformasikan kepada CS kapan waktu yang tepat untuk paket Anda diproses setelah pembayaran.

Berapa ongkir pengiriman sepatu ke luar negeri atau ke Indonesia?

Mulai dari ratusan ribu rupiah saja. Contoh jika mau Kirim sepatu ke Swiss, harganya dikenakan mulai dari Rp 230.000 per kilo. Jika Anda hendak mengirim sepatu ke Indonesia dengan harga > USD$ 250 maka dikenakan pajak barang mewah. Sepatu (HS64)= Dikenakan Bea Masuk sebesar 25-30%, PPN 10%, dan PPh 7,5-10%. Nilai pembebasan bea masuk atas barang kiriman dari US$75 (sekitar Rp1.028.741) menjadi US$3 (sekitar Rp41.150) per kiriman, dan dapat diberikan persetujuan pengeluaran barang. Selalu berkordinasi dengan partner Anda di luar negeri, jika tidak maka barang bisa didestroy jika pajak tidak dibayarkan atau barang dinyatakan ilegal.

Apa larangan pengiriman sepatu ke luar negeri atau ke Indonesia?

Indonesia melarang impor barang-barang bekas, atau rongsokan, apalagi yang mengandung kandungan berbahaya. Jika pengiriiman dalam jumlah banyak dan untuk tujuan komersil, para pelaku usaha wajib memiliki Persetujuan Impor (PI) dan LS untuk pemenuhan persyaratan impor. HS Code yang berlaku dalam hal ini HS 6404.11.10, 6404.11.20, 6404.11.90, 6404.19.00, dan 6404.20.00.

Sedangkan pengiriman sepatu ke luar negeri memiliki perbedaan kebijakan setiap negara. Indonesia memiliki banyak pabrik sepatu yang memproduksi untuk brand kenamaan dunia, mulai dari Adidas, Nike hingga Puma. Pengirim harus memiliki izin khusus jika pengiriman melebihi batas ketentuan dari negara tertuju.

Bagaimana cara mengemas sepatu boots, sepatu kets / sneakers, dan jenis sepatu lainnya untuk pengiriman?

Sebelum sepatu dikirim, jangan lupa mengemasnya ke dalam wadah yang memungkinkan sepatu tidak tertindih atau rusak jika tergeser-geser barang lain selama dalam perjalanan. Berikut adalah hal yang perlu dilakukan sebelum mengemas sepatu:

Bersihkan sepatu dan keringkan dengan baik

Sepatu yang berdebu dapat merusak penampilan. Apalagi jika tujuan pengiriman sepatu untuk kegiatan komersil. Mengirim sepatu harus dalam keadaan kering, karena sepatu sangat bisa menyerap air. Material bahan sepatu biasanya terbuat dari kanvas, suede, kulit sintetis, kulit, dan lainnya. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing,

Masukkan bola kertas ke dalam setiap sepatu untuk menjaga bentuknya selama pengiriman

Saat menyimpan sepatu, pengganjal sepatu berfungsi mencegah deformasi. Manfaat ini bisa menyerap kelembaban dan jamur. Kertas ini diketahui memiliki beberapa karbon aktif, yang mendukung untuk memperpanjang umur sepatu. Jadi ketika Anda meletakkannya di rak, kertas tersebut sebenarnya sangat baik untuk tetap diletakkan untuk mengganjal bagian dalam sepatu. 

Saat menyimpan sepatu, semprotkan alkohol atau pewangi sepatu di atas kertas pengganjal sepatu. Lalu masukkan ke dalam sepatu agar tidak berbau.

Masukkan ke dalam kotak aslinya

Masukkan sepatu ke dalam kotak kardus pengiriman dengan ukuran yang sesuai. Jika memungkinkan, selalu gunakan kotak asli sebagai wadah dalam sepatu Anda dan kotak pengiriman sebagai wadah luar. Tempat penyimpanan sepatu ikut berpengaruh pada kualitas sepatu Anda. Jangan menyimpan sepatu terlalu lama di tempat yang kedap udara, usahakan untuk menjemur keluar dari tempat atau rak-nya agar sepatu ikut bernafas dari udara yang ada di dalam rak sepatu. Jangan lupa juga untuk memberikan pengawet saat sepatu sedang tidak digunakan, agar sepatu kamu tetap terjaga kualitasnya.

Tutup kotak luar dengan lakban dan beri label

Bungkus produk secara berlapis agar barang yang dikirim aman dalam perjalanan, kamu perlu memberikan perlindungan berlapis pada barang tersebut, yaitu dengan cara melapisi produk menggunakan bubble wrap dan membungkusnya kembali dengan karton/kardus. Jika dalam satu kardus terdapat beberapa produk, maka setiap produk harus dilapisi bubble wrap secara terpisah ya. 

Untuk kardus terluar, pilihlah yang memiliki kualitas yang bagus dan berbahan keras supaya kardus nggak mudah penyok dan sobek. Hindari memakai kembali kardus bekas ya, karena kardus bekas sudah kehilangan kekuatannya, jadi risiko rusak lebih besar. Jangan lupa buat memastikan nggak ada celah dalam kardus kemasan. Celah dalam kemasan rentan membuat barang bergerak-gerak dan tergoncang selama perjalanan. 

Anda cukup memanfaatkan koran bekas atau styrofoam untuk mengisi celah tersebut. Usahakan untuk menggunakan kardus kemasan yang sesuai atau yang nggak terlalu besar dari ukuran produk asli untuk menghindari terlalu banyak celah kosong. Setelah semua selesai, rekatkan dengan lakban dan beri label resi yang sesuai.

Baca artikel sebelumnya Tips Kirim Barang Elektronik Aman dan Terjangkau

Artikel Lainnya

Video