Mau Kirim Karya Seni Keluar Negeri? Ikuti Cara Mudah mengirimkan Karya Seni Bersama Kilo.id

Pengiriman Karya Seni Ke Luar Negeri

Kilo.id - 14/12/2023, 12:09 WIB

Bagikan:

Karya seni, merupakan salah satu barang yang sering dikirim ke dalam maupun keluar negeri. Baik barang seperti karya senin seperti boneka, lukisan, atau barang –barang seni lainnya. Barang yang sering dikirim pun dalam kepentingan beragam, mulai dari kepentingan untuk pameran, dalam kepentingan jual beli, atau hanya untuk kepentingan pribadi saja. Untuk pengiriman barang keluar negeri, apalabi sebuah karya pasti akan diperhatikan dalam packing, proses pengiriman, dan lainnya. Packing karya seni dengan benar adalah langkah penting untuk melindungi karya seni selama pengiriman internasional. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti untuk pengiriman antar negara.

  • Bahan Kemasan yang Tepat:

Untuk packing barang – barang karya seni, gunakan bahan kemasan yang sesuai, seperti buble wrap, kardus khusus, dan kantong udara. Pastikan bahan kemasan tersebut bersifat tahan air dan tidak merusak karya seni. Selain itu pastikan packing barang kamu aman dan proper, agar terhindar dari kerusakaan saat perjalanan.

  • Gunakan Lapisan Khusus sebelum di wraping:

Sebelum barang di wrapping, pastikan lindungi permukaan karya seni dengan lapisan yang lembut seperti kertas asam atau kain katun, atau kamu juga dapat menggunakan lembaran box atau sterofoam untuk melapisi karya seni kamu sebelum di wrapping. Hindari langsung kontak dengan buble wrap atau kardus agar terhindar dari kerusakan atau resiko saat perjalanan dari negara asal ke negara tujuan karya seni yang kamu kirimkan.

  • Berikan Bingkai Pada Karya Seni :

Jika karya seni yang kamu kirimkan berupa lukisan di atas kanvas dan memiliki bingkai, pastikan bingkai tersebut dilindungi dengan bahan kemasan yang tepat. Lebih baik melepas kaca atau bahan transparan lainnya yang dapat pecah selama pengiriman. Agar barang yang dikirimkan aman tanpa ada resiko tambahan.

  • Pelindung Sudut:

Pasang pelindung sudut yang kokoh untuk melindungi sudut-sudut karya seni dari benturan. Untuk pelindung sudut ini kamu bisa menggunakan lapisan seperti sterofoam , buble wrap, dan pelindung sejenis yang dapat melindungi barang kamu, serta agar dapat mengurangi  resiko benturan – benturan yang terjadi saat pengiriman dan membuat barang yang kamu kirim lebih baik dan aman.

  • Kotak Kardus yang Kokoh:

Untuk pengiriman barang karya seni, kamu tidak bisa mengirimkan barang dengan packing seadanya karena akan merusak isi barang. Maka dari itu kami harus pilih kotak kardus yang kokoh dan sesuai ukuran dengan karya seni kamu yang dapat melindungi paket kami saat pengiriman. Pastikan kardus tersebut mampu menahan berat karya seni dan tanpa merusak isi.

  • Isolasi dan Perlindungan Tambahan:

Tidak hanya menggunakan kotak yang kokoh serta melindungi tiap sudut, saat pengiriman barang sejenis barang seni pastikan karya seni  kamu terlindungi dengan baik di dalam kotak. Gunakan bahan isolasi tambahan seperti polistirena atau busa untuk melindungi dari goncangan.

  • Dokumentasi:

Selain urusan packing yang harus diperhatikan, untuk pengiriman barang harus menyertakan dokumen – dokumen yang diperlukan untuk pengiriman barang keluar negeri. Saat pengiriman barang sertakan dokumentasi  lengkap seperti faktur, sertifikat autentikasi, dan petunjuk instalasi (jika diperlukan). Selain itu kamu juga  perlu menyertakan dokumen seperti invoice packing list, dan resi atau air way bill yang akan diperlukan untuk pengiriman barang baik ekspor ke luar negeri atau pun impor dari luar negeri ke dalam negeri. Tempatkan dokumen-dokumen ini dalam amplop plastik atau kantong yang tahan air agar tidak basah ataupun resi masih tetap aman apabila ada resiko terkena cairan dan resiko tercopot atau resiko – resiko lainnya.

  • Penandaan yang Jelas:

Setelah dokumen dan packing siap, selanjutnya kamu bisa beri tanda pada kotak dengan jelas. Tanda yang perlu kamu cantukan Resi atau air way bill (AWB) dan  instruksi khusus  contohnya seperti  "Fragile" atau "Handle with Care" atau tanda peletakan barang seperti  tanda panah keatas dan lainnya.

  • Pengepakan Internal dan Eksternal:

Lindungi karya seni dari dalam dan luar kotak.  Apabila perlindungan dari dalam seperti memberikan pelindung untuk setiap sudut dan pembatas, untuk perlindungan dari luar Pastikan bahwa setiap lapisan dan bahan kemasan memberikan perlindungan yang memadai, kamu juga bisa menambah bubble wrap dikemasan luar agar kemasan bagian dalam juga terlindungi dan lebih aman. Selain itu kamu juga dapat packing luar menggunakan palet plastic atau palet kayu, tergantung kebutuhan dan lebih aman yang mana dan sekiranya cocok.

  • Petunjuk Pembukaan Kemasan:

Step terakhir yang perlu kamu sertakan yaitu menyertakan petunjuk pembukaan kemasan untuk memudahkan penerimaan dan pemasangan karya seni setelah sampai di tujuan.

Pastikan untuk melakukan penelitian mendalam mengenai persyaratan dan regulasi kemasan internasional yang berlaku di negara tujuan, dan menyesuaikan kemasan Anda sesuai dengan standar tersebut.

Jenis – jenis karya seni yang dapat dikirimkan

Berbagai jenis karya seni dapat diekspor, dan ini mencakup berbagai media dan gaya artistik. Berikut beberapa jenis karya seni yang bisa dan sering diekspor:

1. Lukisan dan Gambar: Lukisan cat minyak, akrilik, cat air, dan karya seni grafis dapat diekspor. Karya – karya seni tersebut merupakan termasuk karya seni tradisional.

2. Patung: Patung dari berbagai bahan seperti kayu, batu, logam, atau bahan sintetis dapat dijual dan diekspor.

3. Karya Seni Keramik: Keramik seni, vas, piring dan karya seni lainnya yang terbuat dari bahan tanah liat atau keramik dapat diekspor.

4. Karya Seni Kaca: Karya seni kaca, antara lain patung kaca, vas, dan karya seni lainnya, dapat diekspor ke berbagai pasar.

5. Fotografi: Fotografi artistik dan cetakan foto dapat diekspor, terutama oleh fotografer yang memiliki karya unik dan banyak dicari.

6. Karya Seni Tekstil: Tekstil seni, seperti kain tenun, bordir, atau karya seni tekstil yang dirancang khusus, dapat menjadi produk ekspor.

7. Karya Seni Digital: Karya seni yang dibuat secara digital, seperti ilustrasi komputer, seni grafis, dan seni video, dapat dijual dan diekspor melalui platform online.

8. Karya Batik dan Tenun: Karya seni tradisional seperti batik dan kain tenun dengan desain unik bisa menjadi produk ekspor.

9. Karya Seni Jalanan: Karya seni jalanan yang dihasilkan pada dinding atau benda umum dapat diabadikan dan dijual sebagai karya seni yang dapat diekspor.

10. Seni Kerajinan: Produk seni kerajinan seperti anyaman, kerajinan dari kayu, kulit atau bahan alam lainnya dapat diekspor sebagai produk kerajinan unik.

Sebelum mengekspor karya seni, penting untuk memahami peraturan dan persyaratan ekspor-impor yang berlaku di negara asal dan tujuan. Beberapa karya seni mungkin mempunyai batasan atau persyaratan khusus mengenai perlindungan warisan budaya, sehingga penting untuk memeriksa peraturan tersebut sebelum mengirimkan karya seni ke luar negeri.

Artikel Lainnya

Video