fb-pixel-code

Keuntungan Ekspor Petai & Jengkol Ke Luar Negeri

Kirim barang hortikultura seperti petai dan jengkol bisa menghasilkan return yang mengejutkan

Kilo.id - 21/10/2021, 12:12 WIB

Bagikan:

Ide usaha apa yang menguntungkan selama satu tahun dengan hanya bekerja 3-4 bulan? Pengepul jengkol dan petai yang berhasil memasarkan produk ke luar negeri dapat menghasilkan untung yang tidak sedikit dari hasil panen. Buah jengkol (Archidendron pauciflorum) dan petai (Parkia speciosa) di pasaran Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya bernilai tinggi, harga komoditas ini juga cenderung meningkat.

Sebagai contoh adalah Imas Mintarsih, wanita asal Sumedang ini mendapat omzet jutaan rupiah dari usaha olahan jengkol. Ia membuat kerupuk jengkol yang menurutnya laku di pasaran dan dapat memberi manfaat yang besar bagi orang sekitar terutama petani jengkol. 

Selama ini, produk pertanian yang diekspor melalui Bandara Soekarno Hatta, baik media pembawa Karantina Hewan maupun Karantina Tumbuhan telah mendapatkan percepatan layanan. Komoditas asal subsektor hortikultura tersebut telah memenuhi persyaratan kirim ke negara Jepang dengan prosedur pengiriman cukup ketat. Jika Anda tertarik mengirimkan produk seperti petai dan jengkol, terdapat prosedur yang perlu Anda penuhi demi mendapatkan akses ke negara-negara tujuan. 

Jika Anda baru pertama kali mengirim petai dan jengkol ke luar negeri pastinya harus didukung dengan jasa kirim yang dapat membantu mengarahkan dari proses awal hingga tiba di negara tujuan. Setiap negara memiliki peraturan yang berbeda. Ada yang menerapkan sistem kuota, ada yang mengharuskan izin tertentu sampai ada yang melarang. Kilo.id dapat membantu Anda mengenai informasi jumlah kiriman Anda, dan mengarahkan pada paket pengiriman terbaik sesuai dengan kebutuhannya. 

Jika Anda menggunakan jasa Kilo.id, Anda hanya perlu menghubungi customer service (CS) melalui pesan WhatsApp. Informasi yang perlu diberikan kepada CS cukup mudah, yaitu dengan mengisi form commercial invoice dan packing list yang bisa Anda unduh di sini

Setelah formulir sudah diisi, CS akan mengarahkan Anda pada tahap selanjutnya yaitu pengecekan. Dimana sebelum barang Anda di pick-up atau di drop-off sesuai dengan pilihan Anda, penting untuk mendokumentasikan produk yang hendak dipacking. Fungsinya adalah memastikan jika tidak ada kesalahan pengukuran dan isi barang sesuai dengan yang tertulis. Adapun Anda perlu menginformasikan kepada CS kapan waktu yang tepat untuk paket Anda diproses setelah pembayaran.

Jika dirasa Anda masih ragu apakah paket ini dapat lolos penyidikan oleh pihak berwajib, berikut adalah komponen yang perlu diperhatikan sebelum Anda mengirim Petai, jengkol dan berbagai produk hortikultura yang lain ke negara-negara seperti Malaysia, Taiwan, Singapura, Jepang, Korea, Kanada, USA, Irlandia, Denmark, Swiss & yang lainnya.

Alasan Mengapa Petai & Jengkol Cocok Ekspor Ke Luar Negeri

100 kilogram jengkol yang di ekspor dengan tujuan Tokyo secara rutin. Informasi dari pengirim menyebut bahwa  permintaan jengkol ke Jepang adalah dari perantau Minang yang ada di Jepang. Namun, setidaknya jengkol dari Sumbar sudah bisa dinikmati pula oleh orang-orang yang di Jepang. Petai yang di ekspor itu dalam bentuk biji yang sudah dilepaskan dari kulitnya dikemas ke dalam plastik. Pihaknya pun telah melakukan pengecekan, dan ternyata petai itu aman dan layak untuk diekspor.

Dengan memberikan kemudahan bagi eksportir dalam perizinan supaya proses ekspornya cepat, dapat mendorong tumbuhnya komoditas eksportir dan negara tujuan baru. Dan tentunya dengan tetap menjaga keamanan dan kualitas komoditas yang diekspor sesuai dengan persyaratan negara tujuan.

Bagaimana Mendapatkan Pembeli Petai & Jengkol dari luar negeri?

Pertama, biasanya jengkol dan petai diperkenalkan oleh imigran asal Indonesia yang tinggal di negara tersebut. Misalnya dengan memiliki menu di restoran, atau bisnis katering pengusaha Indonesia di luar negeri, yang akhirnya memungkinkan para ekportir dalam negeri menyuplai kebutuhan dari negara tersebut.

Jika Anda tidak memiliki rekanan, Anda bisa mencari melalui grup komunitas atau bisa dengan mencari orang luar negeri yang memang membutuhkan kehadiran petai dan jengkol. Tidak selamanya juga Anda hanya mengirim olahan mentah dari kedua pangan ini, bisa seperti yang dilakukan oleh Imas Mintarsih, Anda hanya perlu membuat produk tersebut hingga terjual laku di pasar mancan negara. Pemasaran daring bisa dilakukan dengan cara membuat produk semenarik mungkin di marketplace global. Bisa juga Anda menggaet atau sebagai pemasok kebutuhan dalam jumlah grossiran kepada agen di luar negeri.

Kedua, rajin browsing seputar pameran atau expo baik offline maupun online sehingga Anda bisa ikut memasarkan produk Anda di sana. Pastikan jika sudah masuk dalam produk olahan, cap “Made in Indonesia” dan izin BPOM sudah terpenuhi sehingga pada saat pengurusan dokumen akan lebih mudah.

Ketiga, petai dan jengkol bisa jadi tren baru di luar negeri karena belum pernah ada yang memviralkan sebelumnya. Berkat adanya media sosial TikTok, Anda bisa bekerjasama dengan influencer luar negeri untuk membuat suatu kejutan yang membuat kehebohan dari dalam negeri. Contoh pada kasus Om Telolet Om, dimana keviralan yang ada di dalam negeri bisa jadi tren yang sama di luar negeri dengan dipopulerkannya oleh DJ Snake, DJ Zedd, dan DJ Martin Garrix. Setelah itu, ketika Vine masih memuncak, Lele Pons yang merupakan influencer video lucu kembali memparodikan. Hal yang sama bisa Anda coba terapkan pada produk olahan jengkol dan petai. 

Berapa Lama Proses Kirim Jengkol dan Petai Ke Luar Negeri? 

Jika petai dikirim dalam jumlah barang personal, < 5 kg dapat dipenuhi dengan cara mudah. Estimasi waktu pengiriman bisa kurang dari seminggu, atau jika ke negara tetangga bisa hanya 3-4 hari sampai. Sedangkan jika Anda ingin membawa dalam jumlah banyak, bisa menggunakan jalur transportasi laut yang mana estimasi kirimnya bisa jauh lebih murah. Namun, pengiriman petai dan jengkol via laut bisa memakan waktu hingga 2 minggu lamanya, ini dikarenakan akan ada pengecekan serta dokumen yang dilampirkan.

Baca juga artikel pengiriman barang ke Singapura melalui jalur laut.

Apa Kendala Proses Kirim Jengkol dan Petai Ke Luar Negeri? 

Tidak seperti pendistribusian bahan makanan ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar Indonesia membutuhkan dokumen atau peraturan yang harus diurus. Apalagi bahan seperti petai dan jengkol termasuk kategori sensitive items. Peraturan terkait pengiriman salah satunya bisa dikirim jika sudah dikupas dan menggunakan kemasan vakum. 

Oleh karena itu, untuk menuntaskan beberapa hal terkendala silakan hubungi tim customer service Kilo.id. Berikut yang kendala yang bisa memperlambat pengiriman Jengkol dan petai ke luar negeri: 

Kurang Dokumen Pelengkap

Dokumen pelengkap jika volume pengiriman lebih dari batas maksimal diperlukan. Adapun contoh batasan berat per negara tujuan utk sensitive items yaitu misalnya: Malaysia maksimal pengiriman di bawah 10kg/awb, Singapore maksimal pengiriman di bawah 10 kg/awb dan Taiwan maksimal pengiriman di bawah 3kg/awb.

kelengkapan dokumen yang dibutuhkan akan mempermudah proses administrasi jika terdapat komponen yang harus dipenuhi dengan cepat pada saat pengiriman. Ketika ada dokumen yang kurang lengkap, pengiriman bisa ditolak oleh pihak berwenang. Petai olahan yang sudah memiliki merek, BPOM, dan label halal akan lebih mudah diproses.

Menimbulkan Bau Tidak Sedap

Petai atau jengkol olahan yang tidak dikemas dengan baik dapat menimbulkan bau tidak sedap. Seperti durian, jengkol dan petai akan dikirim menggunakan kemasan yang rapat. Pastikan packingan Anda masuk dalam kategori aman untuk kirim. Jika Anda membutuhkan proses repacking silakan hubungi CS kilo.id untuk informasi lebih lanjut!

Artikel Lainnya

Video